Laman

Sabtu, 04 Desember 2010

Resiko Jadi Orang Ganteng (Secara Tiba-Tiba)
Saya nggak ganteng. Cuma pengen ngebayangin aja kalo tiba-tiba saya jadi ganteng. Apa yang bakal terjadi?

Memang ini ketikan ngga penting (saya kan cuma tukang ketik, bukan penulis). Cuma untuk hiburan diri sendiri. Inilah dia kemungkinan kalau saya tiba-tiba jadi ganteng atau tampan:



  • Akan banyak cewek-cewek yang berusaha membujuk dan merayu saya lewat FB, untuk tujuan menculik saya.
  • Tiba-tiba saja saya sombong dan memandang rendah orang-orang yang saya anggap jelek. Kemudian saya posting sesuatu ke twitter saya yang mengejek orang-orang yang saya anggap jelek. Saya bersorak, ternyata banyak yang tersinggung! Lantas saya tertawa, karena jadi trending topic. Lalu karena kewalahan sama orang-orang yang marah, saya hapus account twitter saya... pusing habisnya. Tak lama kemudian, foto-foto saya nyebar di blog-blog gosip. Dan saya pun masuk infotainment walaupun bukan celebrity. Makin banyaklah orang yang tidak menyukai saya.
  • Saya jadi sadar bahwa penampilan saya mengagumkan bagi wanita dan cewek-cewek. Banyak yang jatuh cinta pada saya... Saya punya banyak pacar dalam waktu yang bersamaan. Namun, ketika mereka semua mengenal kepribadian saya yang sesungguhnya, ternyata mereka jadi mual dan ingin mencekik saya.
Mendadak Ganteng

  • Dulu, sebelum ganteng, saya mendambakan ada cewek yang mencoba menarik perhatian saya karena itu jarang terjadi. Sekarang, setelah tiba-tiba ganteng, hampir setiap saat ada saja cewek yang berusaha menarik perhatian saya dengan caranya masing-masing. Padahal saya lagi asik-asiknya bercada sama teman-teman pria, dengan bebas dan lepas, gila... Eh, ada cewek-cewek merecoki mencoba menarik perhatian, baik yang kenal maupun yang tidak. Saya sadar, saya baru saja kehilangan satu hal yang saya dambakan, karena sekarang jadi lumrah bin mubazir.
  • Ponsel saya sering berdering tanpa ada nomer ponsel sang penelepon alias private number, ketika saya angkat, umumnya mereka bilang "Sayang, aku ingin cinta kita bersemi kembali", "aku bencii kamuuu! Kamu laki-laki laknat! Bajingaaan!", "Hai, aku lagi di rumah sendirian, mampir yuu", "Sayang... kamu lagi dimana? Sama siapa? Sedang berbuat apa?", "hiks...hiks... (nangis) pernahkah kau mencintaiku, walau hanya sebentar saja?" dan "semoga Tuhan membalas apa yang terjadi, kepadamu suatu saat nanti!". Kenapa oh, kenapa... semuanya tentang cinta? Aku bosan! Aku hanya ingin ditelpon seseorang yang mengatakan: "Selamat ya, anda dapat hadiah mobil Jaguar dari rekening tabungan."
  • Ketika saya nyatakan cinta pada wanita yang saya dambakan, dia menjawab, "maaf, aku tak bisa mencintaimu. Aku butuh orang yang bisa aku cintai secara utuh, dan kau adalah laki-laki yang didambakan banyak wanita."
  • .......
Ternyata nggak gampang kalau saya tiba-tiba jadi super ganteng. Ah, sudahlah. Saya jadi diri sendiri saja.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar